Logo BeritaKini
Breakingnews
Indonesia Kantongi Komitmen Pembiayaan Rp303 Triliun dari AIIB
EKONOMI

Indonesia Kantongi Komitmen Pembiayaan Rp303 Triliun dari AIIB

person

Wartawan

Zidan

Editor

Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:27 WIB

Jakarta (JagoanBerita).-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh komitmen pembiayaan senilai US$17 miliar atau sekitar Rp303,14 triliun untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional hingga 2029.


Komitmen tersebut berasal dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan menjadi salah satu hasil utama pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dan jajaran pimpinan lembaga keuangan multilateral tersebut di Beijing, China.


Purbaya mengatakan pendanaan itu akan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan proyek-proyek pembangunan nasional selama periode 2025-2029. Menurutnya, dukungan pembiayaan tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan pendanaan berbagai program pembangunan pemerintah.


Ia menjelaskan, komitmen tersebut merupakan bagian dari skema Multi-Year Rolling Pipeline yang telah dibahas bersama AIIB. Pemerintah berharap kerja sama pembiayaan dengan lembaga itu terus berlanjut guna memperkuat kapasitas fiskal dan mempercepat realisasi proyek strategis nasional.


Selain menawarkan dukungan pendanaan, AIIB juga menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan efektivitas pengelolaan proyek-proyek yang mendapat dukungan pembiayaan dari AIIB di Indonesia.


Purbaya menyambut positif rencana tersebut dan berharap kantor AIIB di Jakarta dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.


Dalam pertemuan itu, AIIB juga disebut menyampaikan keyakinannya terhadap kondisi fiskal Indonesia. Menurut Purbaya, lembaga tersebut tetap menaruh kepercayaan terhadap kredibilitas pengelolaan fiskal dan prospek perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.


Kunjungan kerja Purbaya ke Beijing juga mencakup sejumlah pertemuan dengan investor internasional dan otoritas keuangan China guna memperkuat kerja sama ekonomi serta membuka peluang pembiayaan baru bagi pembangunan Indonesia. ***

local_offer

Topik Terkait:

forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.